Dana Darurat bagi Gen Z : Penting Sebelum Mulai Berinvestasi
Dana Darurat bagi Gen Z : Penting Sebelum Mulai Berinvestasi
Oleh: Enrick Vincent Marcello, CMM.

Bagi orang awam khususnya anak muda yang belum pernah memiliki pengalaman dalam dunia finansial. Dana darurat merupakan suatu fondasi keuangan yang penting dalam perencanaan keuangan bagi semua orang. Pengertian Dana darurat adalah cadangan uang yang disediakan oleh seseorang untuk kondisi mendesak. Kata kondisi mendesak, berarti situasi yang genting yang tidak dapat dihindarkan dan dapat berdampak pada nyawa dan atau berpotensi mengganggu kestabilan keuangan.
Contoh kondisi yang mendesak yaitu motor mogok padahal ada kepentingan pekerjaan, sakit yang membutuhkan operasi dadakan, handphone rusak padahal sedang dibutuhkan untuk urusan pekerjaan, dan lain-lain sebagainya.
Porsi dana darurat bagi seorang yang lajang tanpa tanggungan keluarga umumnya minimal tiga kali pengeluaran bulanan dan idealnya jika enam kali pengeluaran bulanan. Rasio dana darurat tersebut memberikan ketenangan mental atau psikologis dan menjaga kestabilan keuangan. Kemudian porsi dana darurat bagi seorang yang sudah memiliki tanggungan (istri dan atau anak), minimal enam kali pengeluaran bulanan dan idealnya dua belas kali pengeluaran bulanan. Namun, rasio atau porsi dana darurat dapat fleksibel sesuai kebutuhan dan berbagai pertimbangan masing-masing.
Menurut saya pribadi, dana darurat sebaiknya sudah disiapkan sejak sebelum melakukan investasi. Harapannya agar dapat menghindari ketergantungan terhadap utang, menghindari panic selling pada suatu instrumen investasi yang nilai investasinya menurun, dan memberikan ketenangan psikologis.
Tips dari saya untuk khususnya para Gen Z dalam mengelola dana darurat. Pertama, hitung pengeluaran bulanan, kemudian menentukan target agar uang yang disisihkan dapat rasional dengan target keuangan, lalu sisihkan uang secara rutin, dan yang terakhir menempatkan dana darurat di instumen investasi yang relatif liquid dan beresiko rendah seperti tabungan atau reksadana pasar uang dengan memahami resikonya.
Dengan adanya dana darurat yang memadai, maka ini dapat memperlancar tujuan keuangan seseorang. Karena fondasi perencanaan keuangan yang matang, salah satunya dana darurat. Maka perjalanan investasi dapat jauh lebih lancar dibandingkan tidak memiliki fondasi perencanaan keuangan yang memadai. Mari, kita pahami literasi keuangan agar tidak hanya flow, melainkan grow.