Laba Bank Jumbo (BBRI, BMRI, BBCA, dan BBNI) Awal Tahun Mengkilap, Siapa Paling Cuan?
Bisnis.com, JAKARTA - Empat bank jumbo atau bank bermodal inti lebih dari Rp70 triliun yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) mencatatkan pertumbuhan laba yang meyakinkan pada awal tahun atau kuartal I/2023.
BBRI misalnya mencatatkan laba bersih secara konsolidasi Rp15,56 triliun pada kuartal I/2023, naik 27,43 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan capaian laba tersebut didorong oleh sejumlah faktor. "Capaian ini tidak lepas dari komitmen kami untuk ciptakan value ke UMKM [usaha mikro, kecil, dan menengah], kelola risk manajemen yang baik, dan kami terus lakukan transformasi digital untuk efisiensi layanan ke nasabah," katanya dalam paparan kinerja kuartal I/2023 pada Kamis (27/4/2023).
BRI pun mencatatkan peningkatan pada sisi rasio profitabilitas. Tingkat pengembalian aset (return on asset/ROA) BRI naik 44 basis poin (bps) menjadi 3,38 persen per 31 Maret 2023. Kemudian, tingkat pengembalian ekuitas (return on equity/ROE) naik 396 bps menjadi 21,18 persen.
Sementara itu, Bank Mandiri mencetak total laba bersih secara konsolidasi senilai Rp13,86 triliun pada kuartal I/2023, naik 27,27 persen yoy.
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyampaikan pertumbuhan laba tersebut merupakan hasil dari strategi perusahaan yang fokus pada pendekatan ekosistem bisnis baik dari sisi pembiayaan maupun pendanaan.
“Melalui pencapaian fungsi intermediasi ini, Bank Mandiri mempertegas peranan sebagai agen pembangunan yang berupaya untuk berkontribusi maksimal terhadap perekonomian di Indonesia,” ujar Darmawan.
Pada sisi rasio profitabilitas, Bank Mandiri memperoleh peningkatan ROA 25 bps menjadi 3,59 persen. Kemudian, ROE tumbuh 241 bps menjadi 24,56 persen.
Sementara itu, Bank BCA mencatatkan laba bersih Rp11,53 triliun pada kuartal I/2023, naik 43,05 persen yoy. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan peningkatan laba ini didorong oleh ekspansi volume kredit, peningkatan kualitas pinjaman, hingga kenaikan pendapatan berbasis komisi atau fee based income.
BCA juga mencatatkan peningkatan rasio profitabilitas. ROA BCA naik 93 bps menjadi 3,41 persen dan ROE emiten bank berkode BBCA itu juga naik 548 bps menjadi 22,28 persen.
Di sisi lain, Bank BNI berhasil membukukan laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp5,26 triliun pada kuartal I/2023, naik 32,49 persen yoy.
Emiten bank berkode BBNI ini juga mencatatkan kinerja positif rasio profitabilitas. ROA perseroan naik 38 bps menjadi 2,67 persen. Kemudian, ROE naik 188 bps menjadi 17,11 persen.
Dari hasil laporan keuangan bank jumbo tersebut diketahui Bank BRI menjadi bank dengan capaian laba terbesar. Posisi kedua ditempati oleh Bank Mandiri, ketiga BCA, dan keempat BNI.
Namun, dari sisi rasio profitabilitas, imbal aset paling besar diraih Bank Mandiri, kedua BCA, ketiga BRI, dan keempat BNI.
Bank Mandiri juga meraup imbal ekuitas paling besar dibandingkan bank jumbo lainnya. Pada posisi kedua ada BCA, ketiga BRI, dan keempat BNI sebagai bank jumbo pendulang imbal ekuitas terbesar.
Berikut daftar total laba bersih bank jumbo pada kuartal I/2023:
No
Nama Bank
Laba Kuartal I/2023
Laba Kuartal I/2022
Persentase peningkatan
1
BRI
Rp15,56 triliun
Rp12,21 triliun
27,43 persen
2
Bank Mandiri
Rp13,86 triliun
Rp10,89 triliun
27,27 persen
3
BCA
Rp11,53 triliun
Rp8,06 triliun
43,05 persen
4
BNI
Rp5,26 triliun
Rp3,97 triliun
32,49 persen
Sumber : Bisnis.com