BGTC 2022: Manajemen GoPay Beberkan Peluang Setelah Akuisisi Perusahaan Kripto
Bisnis.com, JAKARTA – Entitas keuangan dalam konglomerasi PT Goto Gojek Tokopedia (GOTO), PT Dompet Anak Bangsa (GoPay) menyampaikan saat ini layanan yang disediakan semakin lengkap dan tergabung dalam GoTo Financial. Terbaru, konglomerasi ini telah menyelesaikan akuisisi perusahaan kripto, Kripto Maksima.
Head of Marketing Money Management GoPay Kiki Apriani menuturkan dengan akuisisi, maka pihaknya akan semakin mudah membantu masyarakat mengembangkan potensi keuangan dengan membangun layanan keuangan yang transparan, inklusif, dan fokus pada kebutuhan konsumen.
Kiki menyampaikan selain Kripto, GTF memiliki beragam solusi keuangan untuk konsumen dan mitra usaha dari GoTo Financial. Dia mengatakan untuk konsumen, terdapat layanan GoPay, GoPayLater, GoInvestasi, GoSure, dan GoTagihan. Sedangkan mitra usaha terdiri dari GoBiz, GoStore, GoModal, MidTrans, Moka, dan Selly.
Selanjutnya, untuk produk investasi, GTF juga sudah bekerja sama dengan beberapa partner seperti Pluang, Bibit, Pintu, dan Tokocrypto.
“Kalau zaman saya dulu beli investasi susah banget, sekarang semua di satu aplikasi, bahkan kita juga baru akuisisi kripto [Kripto Maksima]. Memang sekarang lagi pada turun [kripto] tapi di masa depan pasti makin menarik, bukan cuma kripto tapi saham segala macam,” kata Kiki dalam acara Bisnis Indonesia Goes to Campus (BGTC) 2022 di Universitas Indonesia, Selasa (11/10/2022).
Sejak pandemi, ungkap Kiki, pihaknya terus mendorong inklusi keuangan dengan cara membuat sejumlah merchant ikut bergabung ke layanan GoPay. Dia mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan aggregator atau payment gateway.
“Jadi kita mau memulai investasi itu se-seamless dan segampang mungkin dari usia dini. Sekarang kita baru akuisisi perusahaannya [Kripto Maksima] dan digodok produknya, tapi di masa depan nanti investasi ini [kripto] adalah bagian yang penting juga di GoPay atau GoTo Financial,” ungkapnya.
Kiki menjelaskan bahwa langkah yang dilakukan GoPay merupakan jalan untuk memperkuat inklusi keuangan dengan terus memunculkan produk inovasi, mulai dari saving, lending, insurance, hingga investment.
“Tapi yang saya bilang tadi kita sudah mengakuisisi perusahaan kripto yang ke depannya kita akan terus berinovasi untuk membentuk investasi di luar ekosistem GoJek,” terangnya.
Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa target yang dituju GoPay bukan sekadar masyarakat di perkotaan Jakarta, melainkan mass market atau ke pelosok daerah yang unbankable market dan under penetrated.
Sebelumnya diberitakan, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) membeli 100 persen saham perusahaan pedagang aset kripto PT Kripto Maksima Koin. Transaksi pengambilalihan saham ini mencapai Rp124,83 miliar.
GOTO menyebutkan pengambilalihan saham dilakukan oleh GOTO dengan persentase 0,02 persen, sementara sisanya sebesar 99,98 persen dicaplok melalui PT Dompet Karya Anak Bangsa yang merupakan anak perusahaan di bawah kendali GOTO.
PT Dompet Karya Anak Bangsa sendiri dimiliki sahamnya oleh GOTO sebesar 99,99 persen. “Transaksi tidak berdampak merugikan terhadap keuangan perseroan,” kata Sekretaris Perusahaan GOTO R A Koesoemohadiani.
Sumber : Bisnis.com