KB Bank (BBKP) Terus Bereskan Kredit Macet Warisan Era Lama, Begini Updatenya

October 07, 2025
IARFC Indonesia

Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie menjelaskan meski sudah mencatat kemajuan signifikan, manajemen mengakui bahwa portofolio kredit bermasalah tersebut belum sepenuhnya tuntas. Penjualan NPL warisan masih terus berjalan melalui berbagai pendekatan. 

“Penjualan NPL ini masih terus berlangsung. Kami masih terus menegosiasi, baik secara bilateral maupun penjualan secara

Berdasarkan laporan keuangan semester I/2025, rasio NPL gross KB Bank tercatat sebesar 10,08% dari total kredit senilai Rp43,2 triliun. Jika diakumulasikan total kredit macet bank mencapai sekitar Rp4,35 triliun.

Direktur KB Bank Henry Sawali menegaskan bahwa porsi terbesar dari kredit bermasalah tersebut masih berasal dari warisan Bukopin. “Itu semuanya warisan, kebanyakan. Jadi, NPL baru [KB Bank] itu boleh dibilang sangat kecil, nol koma sekian persen,” ungkapnya.

Menurut Henry, kredit bermasalah baru yang muncul bersifat minor dan wajar dalam operasional perbankan. “NPL yang sekarang ini kecil-kecil lah, nol koma berapa persen. Ya pasti ada NPL, enggak mungkin enggak ada di perbankan, tapi beneran kecil,” tuturnya.

Baca Juga

Meski demikian, manajemen menargetkan rasio NPL gross dapat ditekan hingga kisaran 7,5% pada akhir tahun ini. “

Kunardy menambahkan penurunan NPL menjadi salah satu pilar utama strategi transformasi KB Bank ke depan. “Yang menjadi beban bank ini adalah NPL yang masih lumayan tinggi. Sudah banyak kemajuan, tapi ke depan kita mau banyak

Dia menjelaskan, strategi tersebut mencakup tiga pilar utama, yakni pertumbuhan bisnis berkelanjutan dan kualitas kredit, penguatan tata kelola dan efisiensi biaya, serta pengembangan sumber daya manusia.

Kunardy menjelaskan bahwa dari sisi

Sumber : Bisnis.com

Hubungi Kami

Pesan alert di sini