Investasi Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Susut Rp194,89 M Setelah Suntik AGRO Rp994,34 M

December 29, 2022 | IARFC Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Harga saham PT Bank Raya Indonesia Tbk. (AGRO) yang susut menjadi Rp402 dalam penutupan perdagangan Rabu (28/12/2022) membuat investor yang menyerap rights issue perusahaan pada pekan lalu mengalami rugi belum direalisasikan (unrealized loss) sebesar 19,6 persen.

Seperti diketahui, pada 20 Desember 2022 lalu, AGRO telah menyelesaikan aksi tambah modal melalui penerbitan saham baru (rights issue). Dalam aksi korporasi itu, PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk. (BBRI) sebagai pemegang saham terbesar melaksanakan haknya dengan menyerap 1.988.686.436 saham dengan harga Rp500. Dengan kata lain, BRI telah mengucurkan Rp994,34 miliar untuk memperkuat modal Bank Raya.

Akan tetapi, seiring turunnya harga saham Bank Raya menjadi Rp402 pada penutupan perdagangan kemarin, maka BRI sebagai investor utama dalam rights issue mengalami rugi belum direalisasikan (unrealized loss) sebesar Rp194,89 hanya dari nilai investasi terbarunya yang dieksekusi pada 19 Desember 2022 lalu.

Dalam keterbukaan informasi bertanggal 27 Desember 2022, Corporate Secretary BBRI Aestika Oryza Gunarto menyampaikan investasi dilakukan sebagai pelaksanaan rights issue X tahun 2022 dari Bank Raya.

BRI mengambil haknya, sehingga saat ini jumlah saham yang dimiliki di Bank Raya menjadi 21,48 miliar lembar. "Persentase saham sesudah transaski 86,85 persen," jelasnya.

Sumber : Bisnis.com

Hubungi Kami

Pesan alert di sini