Ditanya DPR Soal Penggunaan Anggaran Rp7,45 Triliun, OJK Beberkan Realisasi Belanja

April 05, 2023 | IARFC Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan realisasi pagu anggaran triwulan I/2023. Hal tersebut diungkapkan dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Jakarta, Selasa (4/4/2023) 

Wakil Ketua Dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mirza Adityaswara mengatakan realisasi anggaran adalah sebesar Rp1,95 triliun sampai dengan 31 Maret 2023. Ini artinya pagu anggaran telah digunakan sekitar 26,2 persen pada triwulan pertama. 

Adapun pagu anggaran OJK yang telah mendapatkan persetujuan DPR sebesar Rp7,45 triliun pada 2023. 

"Jenis belanja OJK sebagaimana UU OJK terdiri dari empat jenis kegiatan yaitu kegiatan operasional, kegiatan administratif, kegiatan pengadaan aset, dan kegiatan pendukung lainnya," kata Mirza dikutip dari YouTube Komisi XI DPR RI, Selasa (4/4/2023). 

Perinciannya pagu anggaran kegiatan operasional sebesar Rp739 miliar telah terealisasi Rp96,5 miliar atau 13 persen. Adapun realisasi anggaran tersebut berasal dari kegiatan pengaturan, pengawasan, dan penegakan hukum yang menyerap anggaran Rp21,9 miliar.

Kemudian edukasi dan perlindungan konsumen sebesar Rp9,2 miliar, audit internal dan manajemen risiko pengendalian kualitas sebesar Rp949 juta. 

"Manajemen strategis 1 dan manajemen strategis 2 sebesar Rp64 miliar," kata Mirza. 

Sementara itu, pagu kegiatan administratif mencapai Rp6 triliun, realisasi anggarannya sebesar Rp1,77 triliun atau 29,4 persen. Adapum realisasi anggaran tersebut berasal sebagian besar dari remunerasi, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), pemeliharaan aset dan perpajakan OJK. 

Adapun pagu pengadaan aset sebesar Rp680 miliar, realisasinya Rp79,9 miliar atau 11,7 persen. 

"Realisasi anggaran tersebut berasal dari pembelian perlengkapan kantor dan mesin," jelas Mirza. 

Mirza menambahkan bahwa anggaran OJK juga dapat dilihat dari sisi per bidang. Di mana pagu anggaran perbankan sebesar Rp1, 078 triliun realisasinya Rp372 miliar yakni 34 persen. Perinciannya pagu anggaran pasar modal sebesar Rp544 miliar dengan realisasinya 30,7 persen atau Rp167 miliar. Pagu anggaran bidang Industri Keuangan Non Bank (IKNB) sebesar Rp530 miliar dengan realisasinya Rp203 miliar atau 38 persen. 

Edukasi dan perlindungan konsumen mencapai Rp262 miliar dengan realisasinya 68 miliar atau 26,13 persen. Audit internal manajemen manajemen risiko dan pengendalian kualitas Rp131 miliar, realisasinya Rp35,8 miliar atau 27,29 persen. 

Manajemen strategis 1 Rp1,5 triliun dengan realisasinya Rp449 miliar atau 29,34 persen. Manajemen strategis 2 mencapai Rp3,3 triliun dengan realisasinya Rp658 miliar atau 19,52 persen.

Sumber : Bisnis.com

Hubungi Kami

Pesan alert di sini