Naik 20,28%, Laba BSI (BRIS) Rp3,39 Triliun Semester I/2024

September 02, 2024
IARFC Indonesia
Artikel ini ditulis oleh perencana keuangan, IARFC Indonesia tidak bertanggung jawab atas konten di dalam artikel.

Berdasarkan publikasi laporan keuangan, BRIS mencatatkan pendapatan setelah distribusi bagi hasil tumbuh 2,83% menjadi Rp8,78 triliun per Juni 2024 dari sebelumnya Rp8,54 triliun. Adapun, pendapatan dari penyaluran dana tumbuh 11,7% YoY mencapai Rp12,64 triliun dibanding periode sebelumya Rp11,32 triliun.  

Laba BSI juga terdorong dari pendapatan berbasis komisi

Kemudian, pendapatan lainnya naik 21,76% YoY menjadi Rp614,75 miliar dari sebelumnya Rp504,87 miliar.

Pada fungsi intermediasi, pembiayaan BSI naik 16,04% YoY menjadi Rp256,78 triliun per Juni 2024 dari sebelumnya Rp221,3 triliun. Alhasil, aset terkerek naik 15,1% YoY menjadi Rp360,96 triliun dari sebelumnya Rp313,61 triliun.  

Secara paralel, rasio pembiayaan bermasalah (

Kemudian,

Dana murah BSI menyentuh Rp184,11 triliun tumbuh 21,65% YoY dari sebelumnya Rp151,34 triliun. 

Sumber : Bisnis.com

Hubungi Kami

Pesan alert di sini